Backup dan Restore eRaporSMK

[et_pb_section fb_built=”1″ admin_label=”section” _builder_version=”3.22.3″][et_pb_row admin_label=”row” _builder_version=”3.25″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.25″ custom_padding=”|||” custom_padding__hover=”|||”][et_pb_text admin_label=”Text” _builder_version=”3.25.2″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat”]

Pada eRaporSMK masih banyak yang menanyakan
bagaimana cara backup dan restore nya. Memanga sampai saat ini pada aplikasi eRaporSMk
belum disediakan menu tersebut, tetapi jangan kawatir masih ad acara manual
untuk melakukan hal tersebut. Bagi pengguna yang membutuhkan silahkan mengikuti
langkah di bawah ini.

  1. Backup

(a) Pada langkah
pertama membuka Managemen Services pada windows. Pertama,  klik pada tombol pencarian (tergantung pada
jenis OSnya), Kedua ketik services, dan Ketiga ketik aplikasi
services yang muncul.

(b) Setelah muncul menu Managemen Services, maka cari eRaporDB
dan eRaporWebServ.

(c) Stop service keduanya, dengan langkah
berikut.

Ulangi langkah gambar diatas untuk eRaporWebServ

 

 

Pastikan kata Runningnya menghilang

(d) Setelah eRaporDB dan eRaporWebServ sudah
dalam keadaan stop. langkah selanjutnya adalah mengcopy folder database
dan dataweb yang berada pada “C:\eRaporSMK2018” ketempat yang diinginkan
untuk disimpan sebagai backup eRaporSMK.

PROSES BACKUP SUDAH
SELESAI

 Jika ingin menggunakan eRapor kembali maka
lakukan langkah mengaktifkan service eRaporDB dan eRaporWebServ, dengan
langkah di bawah ini.

Pastikan kedua service dalam keadaan running

2. Restore

Untuk merestorenya cukup mudah:\

(a) Pastikan versi erapor yang digunakan ketika membackup itu sama dengan yang akan kita restore.

(b) Ikuti langkah backup point (a), (b) dan (c) di atas.

(c) Kemudian paste-kan kedua folder database dan dataweb yang telah kita simpan di temapat yang aman ke “C:\eRaporSMK2018”.  

(d) setelah mereplace kedua folder tersebut jalankan kembali service eRaporDB dan eRaporWebServ seperti langkah pada backup diatas.

 

Semoga Membantu.

Tetap Semangat

SMKBISA

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

SMKN 1 Nganjuk

“Awalnya terlihat susah, tapi ketika sudah diterapkan ternyata mudah”. Terima Kasih eRapor, semakin maju dan SUKSES buat Tim Pengembang. SMK BISA HEBAT 2019 – Salam dari Nganjuk Jawa Timur

Implementasi e-Rapor SMK di SMK PU Negeri Bandung

Bandung, 22 Juni 2019

Dalam meningkatkan mutu dan kualitas penilaian di SMK PU Negeri Bandung, pada Semester Genap Tahun Pelajaran 2018/2019 SMK PU Negeri Bandung mulai mengimplementasikan eRapor SMK yang dikeluarkan oleh Direktorat PSMK. Dengan dukungan dari Kepala Sekolah, Kurikulum, Guru, tim IT, dan Operator Dapodik, implementasi eRapor diawali dengan kegiatan Workshop Penilaian dan Implementasi eRapor selama 3 hari di Bulan Agustus yang dikhususkan bagi guru-guru disekolah kami dengan dukungan dan arahan dari Narasumber eRapor, akhirnya eRapor SMK bisa kita terapkan. Meskipun pada awalnya guru terbiasa dengan penilaian manual namun dengan implementasi aplikasi eRapor seluruh guru dan wali kelas tidak kesulitan dalam menggunakan aplikasi eRapor karena fitur dan menunya sangat mudah dipahami, serta dilengkapi dengan panduan yang cukup jelas. Sehingga, Alhamdulillah tepat pada 21 Juni 2019 eRapor SMK Versi 4.2.0 bisa tercetak dan terbagikan tanpa ada kendala. Semoga aplikasi eRapor semakin berkembang dan menjadi salah satu faktor untuk memajukan pendidikan dan kualitas data pendidikan di Indonesia.

Deetha

erapor.smkpunegerijabar.sch.id / SMK BISA HEBAT

Apa Manfaat Membaca Buku Panduan?

Apabila kita membeli barang elektronik, peralatan rumah tangga, kendaraan atau lainnya, selalu akan disertakan Buku Petunjuk Penggunaan. Kadang disebut juga Users Manual, Owners Manual, Operating Instructions ataupun User Guide, intinya buku petunjuk untuk menggunakan peralatan tersebut. Karena pentingnya buku tersebut, pada halaman pertama selalu ditulis ‘PLEASE READ BEFORE USE’, bacalah sebelum memakainya. Bahkan, untuk peralatan tertentu, yang mungkin sifatnya sangat berbahaya apabila dicoba-coba tanpa ada referensi, peralatan tersebut dibungkus sangat rapat, dan dalam kemasannya dituliskan juga keharusan membaca buku manual sebelum memulai untuk memakainya. Didalam buku manual, didalamnya memang memuat informasi yang sangat penting mengenai peralatan tersebut, misalkan kita membeli sebuah televisi, maka kita akan mendapatkan manual yang didalamnya berisi informasi dasar mengenai bagian-bagian dari televisi dan fungsinya, cara penggunaannya dan fitur-fitur yang terdapat didalamnya, hal-hal yang harus dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan pada waktu pengoperasian, cara perawatan, spesifikasi teknis dan terakhir biasanya berupa petunjuk apabila terjadi masalah (trouble shooting), hal yang sering ditanyakan (frequently asked question/FAQ)dan daftar alamat yang harus dihubungi bila terjadi sesuatu. Dengan membaca buku petunjuk penggunaan, kita akan memperoleh manfaat:  

1.      Mengetahui dan mengoptimalkan fungsi-fungsi dan fitur apa saja yang ada didalamnya. Dengan membaca buku petunjuk, semua fungsi pada peralatan dapat kita manfaatkan, sehingga kita tahu keistimewaan dari peralatan yang kita beli. Kadang ada beberapa tombol dalam sebuah peralatan yang mempunyai banyak fungsi, ada juga tombol yang berfungsi apabila dikombinasikan dengan tombol lain, dengan membaca buku manual peralatannya, maka kita akan mengetahui semuanya.

2.      Menghindari resiko kecelakaan. Semua didunia ini diciptakan dalam keadaan berpasangan, jika suatu benda mempunyai manfaat, maka didalamnya juga terkandung suatu resiko (mudharat). Contoh misalkan peralatan elektronik, didalamnya ada manfaat, tetapi juga ada resiko misalkan listrik, gelombang elektro magnetik dan lainnya. Untuk menghindari resiko kecelakaan itu, kita harus mengetahui fungsi masing-masing bagian suatu peralatan. Karena peralatan akan berfungsi dengan sempurna jika cara pemakaiannya benar.  

3.     Untuk mengatasi suatu masalah. Di buku petunjuk atau manual biasanya terdapat bagian Trouble Shooting, yang berisi petunjuk-petunjuk singkat untuk mengatasi suatu masalah didalam pemakaian. Jadi jika anda mempunyai masalah dengan peralatan yang anda beli, jangan panik dulu, bacalah dengan teliti buku petunjuk tersebut. Jangan mengatasi masalah dengan mencoba-coba dan tanpa pengetahuan, bukan masalahnya selesai, malah mungkin akan timbul masalah yang lain.  

4.     Mendapatkan manfaat yang maksimal dari peralatan tersebut. Dengan membaca buku penggunaan, peralatan akan memberikan manfaat yang optimal untuk kebutuhan hidup kita. Peralatan akan berfungsi lama, dan tidak merongrong dengan menimbulkan banyak masalah, kitapun akan senang.

Tapi apa yang terjadi dengan Buku Petunjuk Penggunaan, jika kita membeli suatu barang? Kebanyakan dari kita tidak acuh dan mengabaikan untuk membacanya. Jarang sekali kita  menyimpannya dengan baik, sehingga sering apabila ada masalah kita gelagapan. Dan kita juga lebih mengandalkan mengetahui fungsi suatu peralatan hanya terpaku berdasarkan cerita dari mulut ke mulut atau bersifat trial dan error saja, sehingga tidak optimal pemanfaatannya dan baru membaca buku petunjuk jika terbentur suatu masalah.

Sumber : http://fadli-muhammad26.blogspot.co.id/2016/11/manfaat-membaca-buku-panduan.html

Oleh karena itu, disarankan kepada pengguna eRapor untuk mempelajari terlebih dahulu panduan eRaporSMK agar tidak lagi terulang pertanyaan yang sebenarnya sudah dijelaskan dalam panduan tersebu.

Menghapus Maping Kelompok pada Referensi Rombel

Sering kali terjadi kekeliruan dalam proses maping kelompok pada Referensi Rombel, misal harusnya BP/BK tidak dimaping tetapi termaping. Dalam hal ini, para admin sering kali kesilitan mengatasinya, oleh karena itu berikut gambar cara mengatasi masalah tersebut.

Semoga Bermanfaat